Kata Kerja Bentuk Te Dalam Bahasa Jepang
Minasan Konbanwa đđ
Pada pembelajaran kali ini kita akan membahas salah satu konjugasi dari kata kerja bahasa Jepang yaitu bentuk perubahan kata kerja bentuk kamus kedalam bentuk Te 「ăćœą」dalam bahasa Jepang yang penggunaanya sangat banyak dan sangat sering digunakan dalam bahasa Jepang.
Berikut ini adalah daftar materi yang akan dibahas pada pembelajaran kali ini diantaranya adalah sebagai berikut.
A. Apa itu Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
B. Bagaimana cara perubahan Kata Kerja bentuk Te 「ăćœą」
C. Apa fungsi dari Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
D. Tata Bahasa yang terkait dengan Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
Untuk lebih jelas mengenai daftar materi diatas akan dijelaskan secara lebih detail dibawah ini.
A. Apa itu Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
Sebelum memasuki materi alangkah baiknya kita memahami dulu apa itu kata kerja bentuk Te 「ăćœą」, Jadi ada beberapa hal yang mesti atau wajib dipahami sebelum mempelajari kata kerja bentuk Te ini diantaranya adalah sebagai berikut :
- Kata kerja Bentuk Te 「ăćœą」merupakan salah satu bentuk atau Jenis Konjugasi atau perubahan kata kerja dalam bahasa Jepang, selain itu masih banyak jenis perubahan lain dari kata kerja ini atau bisa disebut juga dengan konjugasi kata kerja ini, untuk penjelasan lengkapnya bisa klik link berikut ini → LINK
- Perubahan kata kerja bentuk Te 「ăćœą」 ini merupakan salah satu bentuk perubahan kata kerja yang paling sering digunakan dalam bahasa Jepang dan sangat banyak memiliki ragam fungsi sesuai dengan kata atau tata bahasa yang digunakan setelahnya.
- Harap diingat juga Perubahan ke Bentuk Te 「ăćœą」tidak hanya untuk Kata Kerja saja tapi bisa juga digunakan untuk Kata Sifat I, Kata Sifat Na maupun Kata Benda tapi dengan fungsi dan pola pembentukan yang sedikit berbeda dengan Kata Kerja.
B. Bagaimana cara perubahan Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
- Perubahan kata kerja ke Bentuk Te ini sama seperti perubahan dari konjugasi kata kerja yang lainnya yaitu sesuai dengan golongan kata Kerja itu sendiri, apakah termasuk kedalam kata Kerja Golongan I, Golongan II, dan Golongan III, Untuk penjelasan lengkapnya bisa klik link berikut ini→ LINK
- Untuk Perubahan kata Kerja ini dibagi manjadi tiga bagian berdasarkan kelompok kata kerjanya.
- Berikut ini adalah rumus-rumus untuk mengubah suatu kata kerja kedalam kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」.
- Selain digunakan untuk kata Kerja, Bentuk perubahan bentuk Te ini bisa digunakan untuk kata kerja Sifat I, Kata Sifat na dan Kata benda untuk rumusnya perhatikan dibawah ini.
- Untuk kata Sifat I, memiliki rumus menghilangkan kata I 「ă」 diakhir kalimatnya kemudian diikuti Kute 「ăăŠ」Contoh : ćźă→ćźăăŠ
- Untuk Kata Sifat Na, yaitu dengan menghilangkan kata Na 「ăȘ」kemudian diikuti dengan De 「ă§」Contoh : æăȘ→æă§
- Untuk Kata Benda, yaitu tinggal menambahkan kata De 「ă§」setelah kata bendanya, contohnya, ăăœăłăł→ăăœăłăłă§
Kata Kerja Golongan I
Khusus untuk kata kerja golongan I ada beberapa rumus yang digunakan setelah kata kerja Bentuk Kamus Huruf konsonan apa yang digunakan sebelum Masu-nya itu diubah berdasarkan huruf konsonannya. berikut ini adalah beberapa rumusnya.
- Apabila huruf Konsonan sebelum bentuk Masu-nya huruf 「k」maka berubah menjadi 「~ăăŠ」, contoh: 「æžăăŸă」→「æžăăŠ」; tetapi ada pengecualian untuk kata 「èĄăăŸă」→「èĄăŁăŠ」
- Apabila huruf Konsonan sebelum bentuk Masu-nya huruf 「g」maka berubah menjadi 「~ăă§」, Contoh: 「æ„ăăŸă」→「æ„ăă§」
- Apabila huruf Konsonan sebelum bentuk Masu-nya huruf 「m」dan「b」maka berubah menjadi 「~ăă§」, Contoh: 「èȘăżăŸă」→「èȘăă§」、「éŁăłăŸă」→「éŁăă§」
- Apabila huruf Konsonan sebelum bentuk Masu-nya huruf 「r」、「i」dan「ch」maka berubah menjadi 「~ăŁăŠ」, Contoh: 「ćăăŸă」→「ćăŁăŠ」、「èČ·ăăŸă」→「èČ·ăŁăŠ」,「ćŸ ăĄăŸă」→「ćŸ ăŁăŠ」
- Apabila huruf Konsonan sebelum bentuk Masu-nya huruf 「sh」maka berubah menjadi 「~ăăŠ」, Contoh: 「話ăăŸă」→「話ăăŠ」
Kata Kerja Golongan II
- Untuk Kata Kerja Golongan II tidak memiliki perubahan yang berarti yaitu setelah kata kerja Bentuk Masu-nya langsung diikuti oleh bentuk Te 「~ăŠ」, Contoh: 「éŁăčăŸă」→「ăăčăŠ」
Kata Kerja Golongan III
- Untuk kata Kerja Golongan III hanya ada dua yaitu kata Kerja Bentuk ăăŸă dan æ„ăŸă、Untuk perubahannya sendiri cukup mudah yaitu 「æ„ăŸă」→「æ„ăŠ」、「ăăŸă」→「ăăŠ」
Untuk Lebih Memahami tentang bagaimana cara perubahan dari Kata Kerja Bentuk Masu kedalam bentuk Te 「ăćœą」 ini, bisa disimak video berikut ini :
Atau Bisa juga lihat Gambar dibawah ini :
C. Apa fungsi dari Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
Fungsi Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」ini cukup banyak diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Menyatakan Suksesi 「ç¶è”·」
- Pada fungsi yang pertama yaitu digunakan untuk suksesi yaitu menyatakan mewakili kegiatan atau hal-hal yang terjadi secara berurutan atau berkelanjutan.
- Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」-nya bahkan bisa digunakan lebih dari dua kali secara berturut-turut
- Pada fungsi yang pertama ini sering kali menggunakan kata 「ăă」diakhir kalimatnya, untuk penjelasan lengkap mengenai pola kalimat 「ăă」bisa klik link berikut ini → LINK
Contoh:
ç§ăŻä»äșăèŸăăŠ、性ćŠă«ć
„ăăŸăă
Watashi wa shigoto o yamete, daigaku ni hairimashita
Saya berhenti bekerja dan kemudian masuk Perguruan tinggi
性ćŠă«ć
„ăŁăŠ、ăąă«ăă€ăăć§ăăŸăă
Daigaku ni haitte, arubaito o hajimemashita
Saya masuk universitas dan kemudian mulai kerja paruh waktu
ç§ăŻćź¶ăžćž°ăŁăŠ、ăăćźżéĄăăăŸă。
Watashi wa ie ni kaette, sugu shukudai o shimasu
Saya pulang ke rumah dan kemudian saya segera Mengerjakan PR
b. Menyatakan Suatu Hal yang sejajar atau paralel「䞊ć」
- Pada fungsi yang kedua digunakan untuk menyatakan suatu hal yang sejajar pada tingkat yang sama secara berdampingan atau berderet.
Contoh:
ăăźă«ăĄă©ăŻć€§ăăăŠ、éăă§ă
Kono kamera wa ookikute, omoi desu
Kamera ini Besar dan berat
ç°äžăăăŻăăłă”ă ă§、èŠȘćă§ă。
Tanaka san wa hansamu de, shinsetsu desu
Tanaka san orangnya ramah dan baik hati
æČçžăźæ”·ăŻăăăă§、éăă§ă。
Okinawa no umi wa kirei de, aoi desu
Lautnya okinawa indah dan (berwarna) biru
c. Menunjukan Perbandingan 「ćŻŸæŻ」
- Pada fungsi yang ketiga ini digunakan untuk menyatakan perbandingan secara kontras suatu hal tertentu
Contoh:
æăŻ6æă«è”·ăăŠ、10æă«ćŻăŸă。
Asa wa 6 ji ni okite, 10 ji ni nemasu
Saya bangun jam 6 pagi dan tidur jam sepuluh malam
ć
ăŻèČ·ăç©ă«èĄăŁăŠ、ćŒăŻæé€ăăăŸăă
Ani wa kaimono ni itta, otouto wa souji o shimashita
Kakak pergi berbelanja, sedangkan Adik Membersihkan (rumah)
ăăźăă°ăăŻć€§ăăăŠ、ăăźăă°ăăŻć°ăăă§ă。
Kono kaban wa ookikute, sono kaban wa chiisai desu
Tas ini besar sedangkan tas yang itu kecil
d. Menyatakan Situasi insidental 「ä»ćžŻç¶æł」
- Pada fungsi yang digunakan untuk menyatakan Situasi insidental atau suatu kejadian, situasi yang terjadi pada waktu tertentu saja.
Contoh:
æăăŻăăéŁăčăȘăă§ćŠæ Ąăžæ„ă。
Asagohan o tabenai de gakkou e kita
Saya datang ke Sekolah tanpa sarapan pagi
黿°ăæ¶ăăȘăă§ćŻă。
Denki ga kesanai de neru
saya tidur tanpa mematikan lampu
ćăăȘăă§çăăă。
Hatarakanai de ikitai
Saya ingin hidup tanpa bekerja
e. Menyatakan Cara atau Metode 「ææź”・æčæł」
- Pada fungsi yang kelima digunakan untuk menyatakan suatu cara atau metode tertentu.
- Pada fungsi ini bisa juga digunakan untuk menyatakan asal usul suatu benda itu ada.
Contoh:
性æ čăäœżăŁăŠăă§ăăäœă
Daikon o tsukete oden o tsukuru
Oden Terbuat dari lobak
ăă€ăă§ćŸăăéă§èČ·ă
Baito de eta okane de kau
Saya membeli barang dari uang hasil Kerja Paruh waktu
f. Menyatakan Sebab dan Alasan 「ćć ・çç±」
- Pada fungsi yang keenam digunakan untuk menyatakan suatu sebab atau alasan tertentu.
Contoh:
é ăçăăŠ、ććŒ·ă§ăăŸăă。
Atama ga itakute, benkyou dekimasen
Saya tidak bisa belajar karena (sedang) sakit kepala
æçŽăăăăŁăŠ、ćŹăăăŁăă§ă。
Tegami o moratte, ureshikatta desu
Saya senang karena saya menerima surat
ăĄăŒă«ăèȘăă§、ćźćżăăŸăă。
Meeru o yonde, anshin shimashita
Saya merasa lega, setelah membaca email
g. Menyatakan Titik Awal suatu hal dilakukan「è”·çč」
- Pada fungsi yang ketujuh ini digunakan untuk Menunjukkan titik awal yang berfungsi sebagai referensi waktu dan tempat suatu hal tersebut dilakukan.
Contoh:
ćŠæ Ąăćæ„ăăŠ、ïŒïŒćčŽç”ăĄăŸăă。
Gakkou o sostugyou shite, 20 nen tachimashita
Sudah 20 tahun sejak saja lulus dari sekolah
èŠȘă«ăȘăŁăŠ、èŠȘăźć€§ćăăăăăăŸăă。
Oya ni natte, oya no taisetsusa ga wakarimashita
Saya menyadari pentingnya orang tua, semenjak saya menjadi orang tua
h. Menunjukan koneksi terbalik 「éæ„」
- Pada fungsi yang kedelapan digunakan untuk menyatakan suatu keadaan yang kontras antara kalimat sebelumnya dan kalimat sesudahnya dan hampir tidak ada hubunganya sama sekali.
Contoh:
ćœŒăŻç„ăŁăŠăăŠæăăŠăăăȘă
Kare wa shitte ite oshite kurenai
Dia mengetahuinya tapi tidak (ingin) memberitahunya.
ćœŒăŻæ„æŹă«ïŒćčŽăäœăă§ăăŠăȘăăăăăé ăăŠăă。
Kare wa nihon ni 5 nen mo sunde ite naze ka sore o kakushite iru
Dia sudah tinggal di Jepang selama lima tahun, tapi entah mengapa sampai sekarang dia masih merahasiakan alasanya
i. Menunjukan Konsesi dan batasan 「èČæ©・éćź」
- Pada fungsi yang ke sembilan ini digunakan bahwa ada konsesi atau batasan atas suatu hal yang diterimanya.
Contoh:
ćźăăŠïŒäžćăăăă ăă。
Yasukute 1 man en kurai darou
Mungkin harganya murah yaitu sekitar 10.000 yen
é ćŒ”ăŁăŠ11ç§ć°ă 。
Ganbatte 11 byou dai da.
Semoga Berhasil di kisaran 11 detik
j. Menunjukan Kemiripan terhadap sesuatu 「æ§æ
」
- Pada fungsi kesepuluh ini digunakan untuk menyatakan suatu kemiripan akan sesuatu hal tapi bukan yang sebenarnya hanya terlihat mirip saja.
Contoh:
ăăźäșșăŻèăăŠèŠăăŸă。
Ano hito wa fukete miemasu
Orang itu terlihat tua
ăăźéăŻæČăăŁăŠèŠăăŸă。
Kono michi wa magatte miemasu
jalan ini terlihat berbelok
ć€ćŽăŻçŒăăŠèŠăăă、äžăŸă§ç«ăŻéăŁăŠăăȘă。
Sotogawa ga yakete mieru ga, chuu made hi ni totte inai
Bagian luarnya terlihat matang, tetapi bagian dalamnya belum matang
K. Menyatakan Tujuan 「çźç」
- Pada fungsi yang kesebelas ini digunakan untuk menyatakan tujuan yang mana pada kalimat awalnya merupakan hal yang dilukakan untuk mencapai tujuan diakhir kalimatnya.
Contoh:
ç§ăŻćœŒć„łăăă°ăŁăŠéćŒŸăćăă。
Watashi wa kanojo o kabatte juudan o uketa
saya terkena tembakan karena untuk melindunginya
ćœŒăŻăąăĄăȘă«ăçźæăăŠć€ȘćčłæŽăæžĄăŁă。
Kare wa amerika o mezashite taiheiyou o watatta
Dia melintasi samudera pasifik untuk menuju ke amerika
ćœŒăŻç”ăźæŁČćź¶ăæąăăŠæ
ă«ćșă。
Kare wa tsui no sumika o sagashite tabi ni deta.
Dia memulai perjalanan untuk mencari rumah terakhirnya.
Dari beberapa fungsi diatas sebagaian besar dipelajari dalam Buku Minna No Nihongo Shokyuu I dan Shokyuu II, Untuk penjelasan lengkapnya akan dijelaskan dalam tabel dibawah ini :
D. Tata Bahasa yang terkait dengan Kata Kerja Bentuk Te 「ăćœą」
Dalam bahasa Jepang ada banyak sekali tata bahasa yang menggunakan perubahan kata kerja yang memiliki kata kerja awal dari kata kerja Bentuk Te 「ăćœą」ini, untuk daftar lengkapnya perhatikan tabel dibawah ini :
Semoga Bermanfaat đđ


Comments
Post a Comment