Kata Kerja Pasif Dalam Bahasa Jepang

Minasan Ohayou Gozaimasu 😇😇

Pada pembelajaran kali ini kita akan membahas Kata Kerja Pasif dalam bahasa Jepang yang pembahasannya agak panjang dan cukup sulit untuk dipahami dan harus berulang-ulang untuk bisa memahaminya. selain itu ada beberapa hal atau turunan dari kata kerja pasif dalam Bahasa Jepang ini. 




Tanpa basa - basi lagi kita langsung saja masuk kedalam materi pembahasannya mengenani kata kerja pasif dalam bahasa Jepang ini.

1. Apa itu Kata Kerja Pasif ?
2. Bagaimana Pembentukan Kata Kerja Bentuk Pasif ini.
3. Jenis Perubahan Kata Kerja yang berakhiran 「れる」dan「られる」
4. Jenis-Jenis Kata Kerja Pasif


Untuk penjelasan detail materi pembahasan tentang kata kerja Bentuk pasif dalam bahasa Jepang ini akan dijelaskan secara lebih terperinci dibawah ini :


1. Apa itu Kata Kerja Pasif ?

Sebelum memasuki materi ini kita harus paham terlebih dahulu apa itu kata kerja Bentuk Pasif dalam bahasa Jepang. Berikut ini adalah beberapa kata kerja hal yang wajib diketahui mengenai kata kerja Bentuk Pasif Dalam Bahasa Jepang :
  • Kata Kerja Pasif merupakan jenis kata kerja yang dibedakan berdasarkan subjeknya, yang didalamnya juga terdapat kata Kerja Aktif. 
  • kata Kerja Pasif dalam bahasa Jepang dengan Kata Kerja pasif dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang hampir sama yaitu si Subjek menerima perlakuan atau tindakan dari orang lain. 
  • Dalam kata Kerja Pasif dalam Bahasa Jepang, Subjeknya kadang tidak disebutkan secara langsung dalam kalimat meskipun sebenarnya ada Subjeknya sama seperti kata kerja aktif atau kalimat lainnya. 
  • Pola kalimat pasif juga bisa juga artikan lawan bicara melakukan perlakukan kepada pembicara terlepas dari Subjeknya atau pembicara. 
  • Apabila kata kerja pasif-nya menggunakan kata kerja yang menunjukan pembuatan atau penemuan maka pelakunya harus ditunjukan dengan ~ă«ă‚ˆăŁăŠ dan bukannya partike に
  • Harap diingat juga bahwa kata Kerja Pasif ini memiliki perubahan kata kerja yang hampir sama dengan Kata Kerja Bentuk Potensial dalam Bahasa Jepang atau ćŻèƒœćœą terutama dalam Kata Kerja Golongan II -nya tapi yang membedakannya adalah susunan kalimat dan partikel yang digunakannya. untuk mengulang kembali atau penjelasan lengkap mengenai kata Kerja Bentuk Potensial atau ćŻèƒœćœą bisa klik link berikut ini → LINK
  • Selain perubahan kata kerja yang sama dengan kata kerja Potensial perubahan kata kerja pasif juga memiliki perubahan dengan kata kerja Bentuk Sopan atau Keigo, untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja bentuk sopan dalam Bahasa Jepang atau æ•ŹèȘž bisa klik link berikut ini → LINK

2. Bagaimana Pembentukan Kata Kerja Bentuk Pasif ini.

Sama seperti Pembentukan kata kerja pada pola kalimat bentuk lainnya, pada kata kerja bentuk pasif ini juga mengalami bentuk perubahan kata kerja berdasarkan golongan kata kerja apakah kata kerja tersebut masuk kedalam kata kerja Golongan I, Golongan II dan Golongan III, untuk penjelasan lengkapnya bisa dilihat gambar dan tabel dibawah ini :



Atau bisa juga lihat tabel dibawah ini :


ć‹•è©ž
(Kata Kerja)
マă‚čćœą
(Bentuk Masu )
揗けèș«
(Ukemi)
æ„ć‘ł
(Arti/Makna)
ă‚°ăƒ«ăƒŒăƒ— I
(KK. Group I)
èš€ă„ăŸă™èš€ă‚ă‚ŒăŸă™Mengatakan
æ›žăăŸă™æ›žă‹ă‚ŒăŸă™Menulis
æŠŒă—ăŸă™æŠŒă•ă‚ŒăŸă™Menekan
ćŸ…ăĄăŸă™ćŸ…ăŸă‚ŒăŸă™Menunggu
ć‘ŒăłăŸă™ć‘Œă°ă‚ŒăŸă™Memanggil
èžăżăŸă™èžăŸă‚ŒăŸă™Menginjak
æ’źă‚ŠăŸă™æ’źă‚‰ă‚ŒăŸă™Mengambil (Gambar)
ă‚°ăƒ«ăƒŒăƒ— II
(KK. Group II )
è€’ă‚ăŸă™è€’ă‚ă‚‰ă‚ŒăŸă™Memeluk
èȘżăčăŸă™èȘżăčă‚‰ă‚ŒăŸă™Memeriksa
èŠ‹ăŸă™èŠ‹ă‚‰ă‚ŒăŸă™Melihat
ă‚°ăƒ«ăƒŒăƒ— III
(KK. Group III)
æ„ăŸă™æ„ă‚‰ă‚ŒăŸă™Datang
ă—ăŸă™ă•ă‚ŒăŸă™Melakukan


Hampir sama dengan Kata kerja Bentuk Kausatif atau äœżćœč, Pada kata kerja Bentuk Pasif Juga Mengalami Berbagai perubahan Bentuk Pada Akhir kalimatnya, baik itu kedalam bentuk Pasif Lampu, Bentuk Negatif dan lain-lainnya. Untuk Lebih Jelasnya bisa dilihat Tabel dibawah ini :

æŽ»ç”šăźçšźéĄž
(Jenis Pemanfaatannya )
れるられる
æœȘç„¶ćœą
(Bentuk Tidak Sempurna/Singkat)
れられ
é€Łç”šćœą
(Bentuk Konjungsi )
れられ
ç”‚æ­ąćœą
(Bentuk akhir Kalimat)
れるられる
é€Łäœ“ćœą
(Bentuk Atributif )
れるられる
ä»źćźšćœą
(Bentuk Asumsi)
れれられれ
ć‘œä»€ćœą
(Bentuk Perintah)
れろ、れよられろ、られよ

Untuk Penjelasan lainnya Bisa dilihat dibawah ini :

æœȘç„¶ćœą:〜ăȘいに連ăȘă‚‹ćœą (られăȘい)
é€Łç”šćœą:〜た〜ăŸă™ă«é€ŁăȘă‚‹ćœą (られた)
ç”‚æ­ąćœą:èš€ă„ćˆ‡ă‚‹ćœą (られる)
é€Łäœ“ćœą:〜べき (られるべき)
ä»źćźšćœą:〜ばに連ăȘă‚‹ćœą (られれば)
ć‘œä»€ćœą:ć‘œä»€ă™ă‚‹ćœą(られろ、られよ)


3. Jenis Perubahan Kata Kerja yang berakhiran 「れる」dan「られる」

Dalam Bahasa Jepang terdapat 3 jenis perubahan kata kerja yang perubahan kata kerjanya sama yaitu berakhiran 「れる」dan「られる」Selain dari kata kerja Pasif ini tetapi penggunaan dan susunan kalimatnya juga jelas sangat berbeda yaitu, Kata Kerja Bentuk Sopan Atau æ•ŹèȘž, è‡Șç™ș (Spontan ) dan kata kerja Bentuk Potensial atau ćŻèƒœćœą. Jadi Kalau di total ada 4 perubahan kata kerja yang perubahan kata kerjanya berakhiran 「れる」dan「られる」dengan kata kerja bentuk pasif ini. 

Sebagai Perbandingan berikut ini adalah Beberapa contoh kalimatnya.

A. Yang bermakna Keigo atau Bahasa Sopan.
  • Bahasa Sopan ini biasanya digunakan untuk menghormati lawan bicara yang biasanya digunakan kepada orang yang derajatnya lebih tinggi, orang yang baru dikenal dan lain sebagainya. untuk penjelasan lengkapnya bisa klik link berikut ini → LINK
Contoh:

ć…ˆç”ŸăŒè©±ă•ă‚Œă‚‹。(è©±ă™ + れる)
Sensei Ga hanasareru
Guru Sedang Berbicara

ăŠćźąæ§˜ăŒæ„ă‚‰ă‚Œă‚‹。(æ„ă‚‹ + られる)
Okyaku sama ga korareru
Tamunya datang

B. Yang bermakna sesuatu Terjadi secara Spontan
  • Bermakna spontan disini berarti sesuatu hal terjadi secara alami tanpa ada kehendak dari pembicara. 
  • Pada penggunaanya bisa menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan pemikiran atau perasaan yang terjadi secara spontan.
Contoh:

æ€ă„ć‡șされる。(æ€ă„ć‡șす + れる)
Omoi dasareru
Saya Teringat

é ăă«ă„ăŠă‚‚ć›ăźć„Șă—ă•ăŒæ„Ÿă˜ă‚‰ă‚Œă‚‹ (æ„Ÿă˜ă‚‹ + られる)
Touku ni itemo kimi no yasashi ga kanjirareru
Saya dapat merasakan kebaikan anda meskipun ada berada di tempat yang jauh

C. Yang Bermakna Dapat atau ćŻèƒœćœą
  • yang bermaka dapat atau ćŻèƒœćœą juga menggunakan perubahan kata kerja yang berakhiran ini, untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja bentuk Potensial atau ćŻèƒœćœą bisa klik link berikut ini → LINK
Contoh:

ç°Ąć˜ă«é ăăŸă§æŠ•ă’ă‚‰ă‚Œă‚‹。(æŠ•ă’ă‚‹ + られる)
Kantan ni tooku made nagerareru
Saya dapat dengan mudah melarikan diri ke (tempat) yang jauh

è‹Šă„ăȘもぼも食ăčられる。(食ăčる + られる)
Nigai na mono mo taberareru
Saya dapat Memakan makanan yang pahit


4.  Jenis - Jenis Kata Kerja Pasif

Pada kata kerja Pasif dalam bahasa Jepang secara umum dibagi menjadi dua Bagian besar kata Kerja Pasif yaitu Kata Kerja pasif Langsung atau ç›ŽæŽ„揗èș« (Chokusetsu Ukemi ) dan Kata Kerja Pasif Tidak Langsung atau é–“掄揗èș« (Kansetsu Ukemi). 



Disamping itu ada beberapa Sub bagian lagi Baik dari Kata Kerja pasif Langsung Maupun kata Kerja pasif Langsung. untuk Penjelasan lengkapnya bisa dilihat dibawah ini : 


A. Kata Kerja Pasif Langsung


Berikut ini adalah Beberapa hal yang mesti dipahami mengenai kata kerja pasif langsung dalam Bahasa Jepang. 
  • Ada timbal balik antara kalimat Pasif dan Aktifnya, yang artinya kalimat pasif tersebut bisa diubah kedalam bentuk Aktif. 
  • Tidak Ada keraguan dalam Maknanya. 
  • Subjeknya menerima perlakuan Pasif atau tindakan langsung dari Lawan bicara. 
  • Terdapat Juga dalam Bahasa Inggris yang artinya kalimat pasif dalam bahasa Jepang bisa juga langsung diterjemahkan kedalam bahasa Inggris. 

Contoh :

Kalimat Aktif :

ć…ˆç”ŸăŻç§ă‚’ć±ăŁăŸ。
Sensei wa watashi o shikatta
Guru Memarahi saya

Kalimat Pasif :

ç§ăŻć…ˆç”Ÿă«ć±ă‚‰ă‚ŒăŸ
Watashi sensei ni shikarareta
saya dimarahi oleh Guru


Untuk contoh lain dari kata kerja Pasif Langsung bisa dilihat dibawah ini :


èƒœć‹•æ–‡
(Kalimat Aktif )
ç›ŽæŽ„ć—ă‘èș«æ–‡
(Kalimat Pasif Langsung)
ć…ˆç”ŸăŻç§ă‚’è€’ă‚ăŸ。
Sensei wa watashi o hometa
Guru memuji saya
ç§ăŻć…ˆç”Ÿă«è€’ă‚ă‚‰ă‚ŒăŸ
Watashi wa sensei ni homerareta
Saya dipuji oleh guru
æŻăŻćŠčă‚’ć±ăŁăŸ。
Haha wa Imouto o shikatta
Ibu memarahami Adik Perempuan
ćŠčăŻæŻă«ć±ă‚‰ă‚ŒăŸ
Imouto wa haha ni shikarareta
Adik perempuan dimarahi oleh ibu
ç”°äž­ăŻäœè—€ă‚’æźŽăŁăŸ。
Tanaka wa satou o nagutta
Tanaka Memukul Sato
äœè—€ăŻç”°äž­ă«æźŽă‚‰ă‚ŒăŸ
Satou wa Tanaka ni Nagurareta
Sato dipukul oleh Tanaka
ワニはéčżă‚’éٟăčた。
Wani wa shika o tabeta
Buaya memakan rusa
éčżăŻăƒŻăƒ‹ă«éٟăčられた
Shika wa wani ni taberareta
Rusa dimakan oleh Buaya
äœè—€ăŻç”°äž­ă«ć‘Šç™œă—ăŸ。
Satou wa Tanaka ni Kokuhaku shita
Sato Mengakui Tanaka
ç”°äž­ăŻäœè—€ă«ć‘Šç™œă•ă‚ŒăŸ
Tanaka wa satou ni kokuhaku sareta
Tanaka diakui oleh Sato

Dari kata kerja Bentuk Pasif langsung ini ada beberapa bagian lainya  diantaranya éžæƒ…ăźć—ă‘èș«. 


a. éžæƒ…ăźć—ă‘èș« ( Hijou no ukemi )
  • Kata kerja bentuk pasif ini hampir sama dengan kata kerja pasif langsung cuma yang membedakan adalah subjeknya, kalau kata kerja bentuk pasif ini menggunakan subjeknya berupa sesuatu hal (äș‹・物).
  • Pola kalimat ini tidak bisa menggunakan kata kerja yang mengandung perasaan hati.
  • Pola kalimat ini sering digunakan dalam berita atau surat kabar yang dibiasanya digunakan untuk menyampaikan berita Objektif. 
  • Ada 4 Macam Subjek Utama yang biasanya menggunakan pola kalimat ini diantaranya æœ‰ćăȘäșș物 (Orang yang terkenal), äžç‰čćźšć€šæ•°ăźäșș々 (Jumlah Orang yang tidak diketahui Jumlahnya), ć›Łäœ“・äž»ć‚Źè€… (Kelompok / Penyelanggara ) dan ç‰č漚できăȘいäșș物 ( Orang yang tidak dikenali )
Contoh:

èƒœć‹•æ–‡
Kata Kerja Aktif
éžæƒ…ăźć—ă‘èș«æ–‡
(Hijou no ukemi bun )
ăƒ˜ăƒƒă‚»ăŻ「車èŒȘぼ例」ă‚’æ›žă„ăŸ。
Hesse wa ( sharin no shita ) o kaita
Hesse Menulis " Sharin no shita"
「車èŒȘぼ例」は、ăƒ˜ăƒƒă‚»ă«ă‚ˆăŁăŠæ›žă‹ă‚ŒăŸ
(Sharin no shita ) wa, hesse ni yotte kakareta
"Sharin no shita" ditulis oleh Hesse
ć€šăăźäșșが「クăƒȘă‚čマă‚čă‚­ăƒŁăƒ­ăƒ«」をèȘ­ă‚“でいる。
Ooku no hito ga "kurimasu sukyaroru" o yonde iru
Banyak Orang membaca "lagu-lagu natal "
「クăƒȘă‚čマă‚čă‚­ăƒŁăƒ­ăƒ«」は、ć€šăăźäșșにèȘ­ăŸă‚ŒăŠă„ă‚‹
"Kurimasu sukyaroru" wa ooku no hito ni yomarete iru
"Lagu-lagu Natal" dibaca oleh banyak orang
ć§‹çš‡ćžăŒé•·ćŸŽă‚’ć»șèš­ă—ăŸ。
Shikoutei ga Choujou o Kensetsu shita
Qin shi Huang Membangun tembok besar
é•·ćŸŽăŻć§‹çš‡ćžă«ă‚ˆăŁăŠć»șèš­ă•ă‚ŒăŸ
Choujou wa Shikoutei ni yotte Kensetsu sareta
Tembok besar dibangun oleh Qin Shi Huang


B. Kata Kerja Pasif Tidak Langsung



Berikut ini adalah Beberapa hal yang mesti dipahami mengenai kata kerja pasif tidak langsung dalam Bahasa Jepang diantaranya :
  • Tidak ada timbal balik antara kalimat Aktif dan Kalimat Pasifnya, yang artinya kalimat pasif tidak langsung ini tidak bisa diubah ke bentuk kalimat Aktif. 
  • Pembicara atau subjeknya tidak mendapatkan perlakuan pasif langsung dari lawan bicaranya atau orang lain. 
  • Terdapat Keraguan dalam Maknanya. 
  • Pada kata kerja pasif langsung pada umumnya bernuansa positif sedangkan pada kata Kerja pasif tidak langsung pada umumnya bernuansa negatif atau tidak nyaman. 
  • Karena pada kata kerja bentuk Pasif langsung ini tidak ada menyertakan "Saya atau 「私」" sebagai subjeknya maka dalam hal ini tidak ada kata aktif yang sesuai dari kata kerja bentuk pasif tidak langsung ini. 

Contoh :

ç§ăŻæŻă«æŒ«ç”»ă‚’æšăŠă‚‰ă‚ŒăŸ
Watashi wa haha ni manga o suterareta
Komik saya dibuang oleh Ibu

*Pada contoh kalimat diatas tidak bisa diubah kedalam bentuk Aktif-nya. meskipun dipaksaan menjadi kalimat Aktif maka maknanya akan sedikit berbeda dengan bentuk Pasifnya. jika melihat dari contoh diatas maka kalimat aktifnya kira-kira akan menjadi :

æŻăŒæŒ«ç”»ă‚’æšăŠăŸ
Haha ga manga o suteta
Ibuku membuang komik

*Maka dari kalimat diatas terjadi ketidaksinambungan antara kalimat Aktif dan Pasifnya selain itu memiliki makna yang jauh berbeda. 

Untuk contoh lain dari Kata Kerja Bentuk Pasif Tidak Langsung ini bisa diperhatikan tabel dibawah ini :

ćŻŸćżœă™ă‚‹èƒœć‹•æ–‡
(Timbal Balik Ke Kalimat Aktif )
é–“æŽ„ć—ă‘èș«æ–‡
(Kalimat Pasif Tidak Langsung)
ăȘし
(Tidak Ada)
(私は)ほかた柹に ă‚šăƒŹăƒ™ăƒŒă‚żăƒŒă‚’ 閉められた
(Watashi wa ) Hoka no kyaku ni erebeeta o shimerareta
Liftnya ditutup oleh Pelanggan lain
ăȘし
(Tidak Ada)
(私は)ć‹ă ăĄă«ăŠćŒćœ“ă‚’éŁŸăčられた
(Watashi wa ) Tomodachi ni Obentou o taberareta
Bekal makan siang saya dimakan oleh teman
ăȘし
(Tidak Ada)
(私は)ăƒžăƒžć‹ă«æ‚ȘćŁă‚’èš€ă„ă”ă‚‰ă•ă‚ŒăŸ
(Watashi wa ) Mama tomo ni warugucgi o ii furareta
Ibu teman saya difitnah oleh orang lain
ăȘし
(Tidak Ada)
(私は)ăČăŁăŸăă‚Šă«ă‚«ăƒăƒłă‚’ăČったくられた
(Watashi wa ) Hitta kuri ni kaban o hitta kurareta
Tasnya dijambret oleh Penjambret tas


Dari Kata Kerja Bentuk Pasif Tidak Langsung ini ada Beberapa Bagian lainnya diantaranya : èż·æƒ‘ăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Pasif Gangguan), æŒăĄäž»ăźć—けèș«・æ‰€æœ‰ăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Pasif yang menunjukan Kepemilikan) dan è‡Șć‹•è©žăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Intransifif Pasif ). Untuk penjelasan lengkap dari bagian-bagian diatas akan dijelaskan secara lebih terperinci dibawah ini :


a. èż·æƒ‘ăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Pasif Gangguan)
  • Kalimat pasif tidak langsung ini yang di mana subjeknya terpengaruh oleh orang lain disebut "pasif gangguan".
  • Pada pola kalimat ini juga tidak dibisa diubah kedalam kalimat Aktif
  • Pada pola kalimat ini dimana "Saya atau 「私」" tidak terkait langsung oleh karena itu tidak bisa dibuat kalimat aktifnya. 
Contoh:

(私は) ć­ă©ă‚‚ă«ćź¶ăźăƒ‰ă‚ąă‚’ćŁŠă•ă‚ŒăŸ。
(Watashi wa ) Kodomo ni ie no doa o kowasareta
Pintu rumah saya dirusak oleh Anak saya

(私は) ほかた柹にæŹČしい敆擁をèČ·ă‚ă‚ŒăŸ。
(Watashi wa ) Hoka no kyaku nu hoshii shouhin o kawareta
Barang yang saya inginkan telah dibeli oleh pelanggan lain


b. æŒăĄäž»ăźć—けèș«・æ‰€æœ‰ăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Pasif Kepemilikan)
  • Ini adalah bentuk pasif dari kata kerja transitif yang objeknya adalah bagian tubuh subjek atau milik.
  • Pola kalimat ini tidak bisa diubah kedalam bentuk Aktif

Contoh :

(私は) ćš˜ă«æ‰‹ă‚’ă€ă‹ăŸă‚ŒăŸ (←èș«äœ“ăźéƒšäœăŒç›źçš„èȘž)← Bagian tubuh objek
(Watashi wa) musume ni te o tsukamareta
Tangan saya digenggam oleh saudara perempuan saya

(私は)iPhoneă‚’çœźăćŒ•ăă•ă‚ŒăŸ (←æŒăĄç‰©ăŒç›źçš„èȘž)← Kepemilikan Objek
(Watashi wa ) Iphone o okibiki sareta
Iphone saya tertinggal


c. è‡Șć‹•è©žăźć—ă‘èș« (Kata Kerja Intransitif Pasif )
  • Pada kata kerja Intransitif juga terdapat kata Intransitif Pasif. 
  • Apabila anda menemukan kata Kerja Kalimat Pasif dan termasuk Juga Kata kerja Intransitif maka itu sudah jelas masuk kedalam Kata kerja Pasif Tidak langsung. 
  • Seperti kita ketahui bahwa kata Kerja Intransitif ini tidak memerlukan partikel 「〜を」 sedangkan untuk kata kerja Transitif memerlukannya. untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja Intransitif dan Transitif bisa klik link berikut ini → LINK
  • Untuk Menentukan apakah itu kalimat pasif langsung atau bukan maka harus diperhatikan kata kerjanya apakah masuk ke Golongan Intransitif atau Transitif. Apabila menggunakan kata kerja Intransitif maka menggunakan kata kerja Pasif tidak langsung sedangkan Kalau menggunakan Kata Kerja Transitif maka menggunakan kata Kerja Pasif Langsung. 
Contoh:

(私は)é›šă«é™ă‚‰ă‚ŒăŸ。
(watashi wa ) Ame ni furareta
Turun Hujan

(私は)æŻă«æłŁă‹ă‚ŒăŸ。
(watashi wa ) haha ni nakareta
Ibuku Menangis

(私は)ćœŒć„łă«é€ƒă’ă‚‰ă‚ŒăŸ。
(Watashi wa ) Kanojo ni nigerareta
Dia Melarikan diri


*Ada hal Menarik dari Kata Kerja Bentuk Pasif ini yaitu tidak semua kata kerja bisa diubah kedalam kata kerja Bentuk pasif. berikut ini adalah beberapa kata Kerja yang tidak bisa diubah kedalam kata kerja bentuk pasif. 

1. Kata kerja yang termasuk kata kerja Spontan seperti : 「èŠ‹ăˆă‚‹」「èžă“ăˆă‚‹」「ćŁČれる」

2. Kata Kerja yang bermakna pasif seperti : 「æ•™ă‚ă‚‹」「èŠ‹ă€ă‹ă‚‹」

3. Kata Kerja yang menunjukan Kemampuan seperti : 「できる」

4. Kata Kerja yang tidak mempengaruhi hal lainnya seperti : 「ある」ăȘど


C. Kata Kerja Pasif Kausatif atau äœżćœč揗けèș«


  • Selain dari kata kerja Intransitif dan Transitif ternyata dari kalimat Kausatif juga bisa diubah kedalam bentuk pasif. Bagi yang belum paham itu itu kata kerja bentuk kausatif bisa klik link berikut ini → LINK
  • Karena merupakan penggabungan dari pola kalimat Kausatif dan Pola kalimat Pasif maka terjadi perubahan kata kerjanya menjadi 〜させられる
Contoh :

ç§ăŻæŻă«æŻŽæ—„äșș揂を食ăčさせられた。
Watashi wa haha ni mainchi ninjin o tabesaserareta
Saya disuruh ibu untuk makan wortel tiap hari

ćŒŸăŻć…„ă«ç€ăă‚‹ăżă‚’ç€ă•ă›ă‚‰ă‚ŒăŸ。
Otouto wa ani ni ki gurumi o kisaserareta
Adik disuruh kakaknya untuk memakai seluruh pakainnya sendiri


*Bila belum paham kita urut dari kalimat dasar hingga menjadi kalimat Kausatif pasif.

Contoh :

Kalimat Aktif :

ć°æž—ă•ă‚“ăŒéƒšć±‹ă‚’ç‰‡ä»˜ă„ă‘ă‚‹。
Kobayashi san ga heya o katadzukeru
Kobayasi membersihkan kamar


Kalimat Kausatif :

äœè—€ă•ă‚“ăŒć°æž—ă•ă‚“ă«éƒšć±‹ă‚’ç‰‡ä»˜ă‘ă•ă›ă‚‹
Sato san ga kobayashi san ni heya o katadzukesaseru
Sato menyuruh kobayashi untuk membersihkan kamar


Kalimat Pasif Kausatif :

ć°æž—ă•ă‚“ăŒäœè—€ă•ă‚“ă«éƒšć±‹ă‚’ç‰‡ä»˜ă‘ă•ă›ă‚‰ă‚Œă‚‹
Kobayashi san ga satou san ni heya o katadzuke saserareru
Kobayashi disuruh sato untuk membersihkan kamar



Semoga Bermanfaat 😇😇

Comments

Popular Posts