Kata Kerja Pasif Dalam Bahasa Jepang
Minasan Ohayou Gozaimasu đđ
Pada pembelajaran kali ini kita akan membahas Kata Kerja Pasif dalam bahasa Jepang yang pembahasannya agak panjang dan cukup sulit untuk dipahami dan harus berulang-ulang untuk bisa memahaminya. selain itu ada beberapa hal atau turunan dari kata kerja pasif dalam Bahasa Jepang ini.
Tanpa basa - basi lagi kita langsung saja masuk kedalam materi pembahasannya mengenani kata kerja pasif dalam bahasa Jepang ini.
1. Apa itu Kata Kerja Pasif ?
2. Bagaimana Pembentukan Kata Kerja Bentuk Pasif ini.
3. Jenis Perubahan Kata Kerja yang berakhiran 「ăă」dan「ăăă」
4. Jenis-Jenis Kata Kerja Pasif
Untuk penjelasan detail materi pembahasan tentang kata kerja Bentuk pasif dalam bahasa Jepang ini akan dijelaskan secara lebih terperinci dibawah ini :
1. Apa itu Kata Kerja Pasif ?
Sebelum memasuki materi ini kita harus paham terlebih dahulu apa itu kata kerja Bentuk Pasif dalam bahasa Jepang. Berikut ini adalah beberapa kata kerja hal yang wajib diketahui mengenai kata kerja Bentuk Pasif Dalam Bahasa Jepang :
- Kata Kerja Pasif merupakan jenis kata kerja yang dibedakan berdasarkan subjeknya, yang didalamnya juga terdapat kata Kerja Aktif.
- kata Kerja Pasif dalam bahasa Jepang dengan Kata Kerja pasif dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang hampir sama yaitu si Subjek menerima perlakuan atau tindakan dari orang lain.
- Dalam kata Kerja Pasif dalam Bahasa Jepang, Subjeknya kadang tidak disebutkan secara langsung dalam kalimat meskipun sebenarnya ada Subjeknya sama seperti kata kerja aktif atau kalimat lainnya.
- Pola kalimat pasif juga bisa juga artikan lawan bicara melakukan perlakukan kepada pembicara terlepas dari Subjeknya atau pembicara.
- Apabila kata kerja pasif-nya menggunakan kata kerja yang menunjukan pembuatan atau penemuan maka pelakunya harus ditunjukan dengan ~ă«ăăŁăŠ dan bukannya partike ă«
- Harap diingat juga bahwa kata Kerja Pasif ini memiliki perubahan kata kerja yang hampir sama dengan Kata Kerja Bentuk Potensial dalam Bahasa Jepang atau ćŻèœćœą terutama dalam Kata Kerja Golongan II -nya tapi yang membedakannya adalah susunan kalimat dan partikel yang digunakannya. untuk mengulang kembali atau penjelasan lengkap mengenai kata Kerja Bentuk Potensial atau ćŻèœćœą bisa klik link berikut ini → LINK
- Selain perubahan kata kerja yang sama dengan kata kerja Potensial perubahan kata kerja pasif juga memiliki perubahan dengan kata kerja Bentuk Sopan atau Keigo, untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja bentuk sopan dalam Bahasa Jepang atau æŹèȘ bisa klik link berikut ini → LINK
2. Bagaimana Pembentukan Kata Kerja Bentuk Pasif ini.
Sama seperti Pembentukan kata kerja pada pola kalimat bentuk lainnya, pada kata kerja bentuk pasif ini juga mengalami bentuk perubahan kata kerja berdasarkan golongan kata kerja apakah kata kerja tersebut masuk kedalam kata kerja Golongan I, Golongan II dan Golongan III, untuk penjelasan lengkapnya bisa dilihat gambar dan tabel dibawah ini :
Hampir sama dengan Kata kerja Bentuk Kausatif atau äœżćœč, Pada kata kerja Bentuk Pasif Juga Mengalami Berbagai perubahan Bentuk Pada Akhir kalimatnya, baik itu kedalam bentuk Pasif Lampu, Bentuk Negatif dan lain-lainnya. Untuk Lebih Jelasnya bisa dilihat Tabel dibawah ini :
Untuk Penjelasan lainnya Bisa dilihat dibawah ini :
æȘç¶ćœą:〜ăȘăă«éŁăȘăćœą (ăăăȘă)
éŁçšćœą:〜ă〜ăŸăă«éŁăȘăćœą (ăăă)
ç”æąćœą:èšăćăćœą (ăăă)
éŁäœćœą:〜ăšă (ăăăăšă)
仟ćźćœą:〜ă°ă«éŁăȘăćœą (ăăăă°)
ćœä»€ćœą:ćœä»€ăăćœą(ăăă、ăăă)
3. Jenis Perubahan Kata Kerja yang berakhiran 「ăă」dan「ăăă」
Dalam Bahasa Jepang terdapat 3 jenis perubahan kata kerja yang perubahan kata kerjanya sama yaitu berakhiran 「ăă」dan「ăăă」Selain dari kata kerja Pasif ini tetapi penggunaan dan susunan kalimatnya juga jelas sangat berbeda yaitu, Kata Kerja Bentuk Sopan Atau æŹèȘ, èȘçș (Spontan ) dan kata kerja Bentuk Potensial atau ćŻèœćœą. Jadi Kalau di total ada 4 perubahan kata kerja yang perubahan kata kerjanya berakhiran 「ăă」dan「ăăă」dengan kata kerja bentuk pasif ini.
Sebagai Perbandingan berikut ini adalah Beberapa contoh kalimatnya.
A. Yang bermakna Keigo atau Bahasa Sopan.
- Bahasa Sopan ini biasanya digunakan untuk menghormati lawan bicara yang biasanya digunakan kepada orang yang derajatnya lebih tinggi, orang yang baru dikenal dan lain sebagainya. untuk penjelasan lengkapnya bisa klik link berikut ini → LINK
Contoh:
ć
çă話ăăă。(話ă + ăă)
Sensei Ga hanasareru
Guru Sedang Berbicara
ăćźąæ§ăæ„ăăă。(æ„ă + ăăă)
Okyaku sama ga korareru
Tamunya datang
B. Yang bermakna sesuatu Terjadi secara Spontan
- Bermakna spontan disini berarti sesuatu hal terjadi secara alami tanpa ada kehendak dari pembicara.
- Pada penggunaanya bisa menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan pemikiran atau perasaan yang terjadi secara spontan.
Contoh:
æăćșăăă。(æăćșă + ăă)
Omoi dasareru
Saya Teringat
é ăă«ăăŠăćăźćȘăăăæăăăă。 (æăă + ăăă)
Touku ni itemo kimi no yasashi ga kanjirareru
Saya dapat merasakan kebaikan anda meskipun ada berada di tempat yang jauh
C. Yang Bermakna Dapat atau ćŻèœćœą
- yang bermaka dapat atau ćŻèœćœą juga menggunakan perubahan kata kerja yang berakhiran ini, untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja bentuk Potensial atau ćŻèœćœą bisa klik link berikut ini → LINK
Contoh:
ç°Ąćă«é ăăŸă§æăăăă。(æăă + ăăă)
Kantan ni tooku made nagerareru
Saya dapat dengan mudah melarikan diri ke (tempat) yang jauh
èŠăăȘăăźăéŁăčăăă。(éŁăčă + ăăă)
Nigai na mono mo taberareru
Saya dapat Memakan makanan yang pahit
4. Jenis - Jenis Kata Kerja Pasif
Pada kata kerja Pasif dalam bahasa Jepang secara umum dibagi menjadi dua Bagian besar kata Kerja Pasif yaitu Kata Kerja pasif Langsung atau çŽæ„ćèș« (Chokusetsu Ukemi ) dan Kata Kerja Pasif Tidak Langsung atau éæ„ćèș« (Kansetsu Ukemi).
Disamping itu ada beberapa Sub bagian lagi Baik dari Kata Kerja pasif Langsung Maupun kata Kerja pasif Langsung. untuk Penjelasan lengkapnya bisa dilihat dibawah ini :
A. Kata Kerja Pasif Langsung
Berikut ini adalah Beberapa hal yang mesti dipahami mengenai kata kerja pasif langsung dalam Bahasa Jepang.
- Ada timbal balik antara kalimat Pasif dan Aktifnya, yang artinya kalimat pasif tersebut bisa diubah kedalam bentuk Aktif.
- Tidak Ada keraguan dalam Maknanya.
- Subjeknya menerima perlakuan Pasif atau tindakan langsung dari Lawan bicara.
- Terdapat Juga dalam Bahasa Inggris yang artinya kalimat pasif dalam bahasa Jepang bisa juga langsung diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
Contoh :
Kalimat Aktif :
ć
çăŻç§ăć±ăŁă。
Sensei wa watashi o shikatta
Guru Memarahi saya
Kalimat Pasif :
ç§ăŻć
çă«ć±ăăă
Watashi sensei ni shikarareta
saya dimarahi oleh Guru
Untuk contoh lain dari kata kerja Pasif Langsung bisa dilihat dibawah ini :
Dari kata kerja Bentuk Pasif langsung ini ada beberapa bagian lainya diantaranya éæ
ăźćăèș«.
a. éæ
ăźćăèș« ( Hijou no ukemi )
- Kata kerja bentuk pasif ini hampir sama dengan kata kerja pasif langsung cuma yang membedakan adalah subjeknya, kalau kata kerja bentuk pasif ini menggunakan subjeknya berupa sesuatu hal (äș・ç©).
- Pola kalimat ini tidak bisa menggunakan kata kerja yang mengandung perasaan hati.
- Pola kalimat ini sering digunakan dalam berita atau surat kabar yang dibiasanya digunakan untuk menyampaikan berita Objektif.
- Ada 4 Macam Subjek Utama yang biasanya menggunakan pola kalimat ini diantaranya æćăȘäșșç© (Orang yang terkenal), äžçčćźć€æ°ăźäșșă (Jumlah Orang yang tidak diketahui Jumlahnya), ćŁäœ・äž»ćŹè (Kelompok / Penyelanggara ) dan çčćźă§ăăȘăäșșç© ( Orang yang tidak dikenali )
Contoh:
B. Kata Kerja Pasif Tidak Langsung
Berikut ini adalah Beberapa hal yang mesti dipahami mengenai kata kerja pasif tidak langsung dalam Bahasa Jepang diantaranya :
- Tidak ada timbal balik antara kalimat Aktif dan Kalimat Pasifnya, yang artinya kalimat pasif tidak langsung ini tidak bisa diubah ke bentuk kalimat Aktif.
- Pembicara atau subjeknya tidak mendapatkan perlakuan pasif langsung dari lawan bicaranya atau orang lain.
- Terdapat Keraguan dalam Maknanya.
- Pada kata kerja pasif langsung pada umumnya bernuansa positif sedangkan pada kata Kerja pasif tidak langsung pada umumnya bernuansa negatif atau tidak nyaman.
- Karena pada kata kerja bentuk Pasif langsung ini tidak ada menyertakan "Saya atau 「ç§」" sebagai subjeknya maka dalam hal ini tidak ada kata aktif yang sesuai dari kata kerja bentuk pasif tidak langsung ini.
Contoh :
ç§ăŻæŻă«æŒ«ç»ăæšăŠăăă
Watashi wa haha ni manga o suterareta
Komik saya dibuang oleh Ibu
*Pada contoh kalimat diatas tidak bisa diubah kedalam bentuk Aktif-nya. meskipun dipaksaan menjadi kalimat Aktif maka maknanya akan sedikit berbeda dengan bentuk Pasifnya. jika melihat dari contoh diatas maka kalimat aktifnya kira-kira akan menjadi :
æŻă挫ç»ăæšăŠă
Haha ga manga o suteta
Ibuku membuang komik
*Maka dari kalimat diatas terjadi ketidaksinambungan antara kalimat Aktif dan Pasifnya selain itu memiliki makna yang jauh berbeda.
Untuk contoh lain dari Kata Kerja Bentuk Pasif Tidak Langsung ini bisa diperhatikan tabel dibawah ini :
Dari Kata Kerja Bentuk Pasif Tidak Langsung ini ada Beberapa Bagian lainnya diantaranya : èż·æăźćăèș« (Kata Kerja Pasif Gangguan), æăĄäž»ăźćăèș«・ææăźćăèș« (Kata Kerja Pasif yang menunjukan Kepemilikan) dan èȘćè©ăźćăèș« (Kata Kerja Intransifif Pasif ). Untuk penjelasan lengkap dari bagian-bagian diatas akan dijelaskan secara lebih terperinci dibawah ini :
a. èż·æăźćăèș« (Kata Kerja Pasif Gangguan)
- Kalimat pasif tidak langsung ini yang di mana subjeknya terpengaruh oleh orang lain disebut "pasif gangguan".
- Pada pola kalimat ini juga tidak dibisa diubah kedalam kalimat Aktif
- Pada pola kalimat ini dimana "Saya atau 「ç§」" tidak terkait langsung oleh karena itu tidak bisa dibuat kalimat aktifnya.
Contoh:
(ç§ăŻ) ćă©ăă«ćź¶ăźăăąăćŁăăă。
(Watashi wa ) Kodomo ni ie no doa o kowasareta
Pintu rumah saya dirusak oleh Anak saya
(ç§ăŻ) ă»ăăźćźąă«æŹČăăććăèČ·ăăă。
(Watashi wa ) Hoka no kyaku nu hoshii shouhin o kawareta
Barang yang saya inginkan telah dibeli oleh pelanggan lain
b. æăĄäž»ăźćăèș«・ææăźćăèș« (Kata Kerja Pasif Kepemilikan)
- Ini adalah bentuk pasif dari kata kerja transitif yang objeknya adalah bagian tubuh subjek atau milik.
- Pola kalimat ini tidak bisa diubah kedalam bentuk Aktif
Contoh :
(ç§ăŻ) ćšă«æăă€ăăŸăă (←èș«äœăźéšäœăçźçèȘ)← Bagian tubuh objek
(Watashi wa) musume ni te o tsukamareta
Tangan saya digenggam oleh saudara perempuan saya
(ç§ăŻ)iPhoneăçœźăćŒăăăă (←æăĄç©ăçźçèȘ)← Kepemilikan Objek
(Watashi wa ) Iphone o okibiki sareta
Iphone saya tertinggal
c. èȘćè©ăźćăèș« (Kata Kerja Intransitif Pasif )
- Pada kata kerja Intransitif juga terdapat kata Intransitif Pasif.
- Apabila anda menemukan kata Kerja Kalimat Pasif dan termasuk Juga Kata kerja Intransitif maka itu sudah jelas masuk kedalam Kata kerja Pasif Tidak langsung.
- Seperti kita ketahui bahwa kata Kerja Intransitif ini tidak memerlukan partikel 「〜ă」 sedangkan untuk kata kerja Transitif memerlukannya. untuk penjelasan lengkap mengenai kata kerja Intransitif dan Transitif bisa klik link berikut ini → LINK
- Untuk Menentukan apakah itu kalimat pasif langsung atau bukan maka harus diperhatikan kata kerjanya apakah masuk ke Golongan Intransitif atau Transitif. Apabila menggunakan kata kerja Intransitif maka menggunakan kata kerja Pasif tidak langsung sedangkan Kalau menggunakan Kata Kerja Transitif maka menggunakan kata Kerja Pasif Langsung.
Contoh:
(ç§ăŻ)éšă«éăăă。
(watashi wa ) Ame ni furareta
Turun Hujan
(ç§ăŻ)æŻă«æłŁăăă。
(watashi wa ) haha ni nakareta
Ibuku Menangis
(ç§ăŻ)ćœŒć„łă«éăăăă。
(Watashi wa ) Kanojo ni nigerareta
Dia Melarikan diri
*Ada hal Menarik dari Kata Kerja Bentuk Pasif ini yaitu tidak semua kata kerja bisa diubah kedalam kata kerja Bentuk pasif. berikut ini adalah beberapa kata Kerja yang tidak bisa diubah kedalam kata kerja bentuk pasif.
1. Kata kerja yang termasuk kata kerja Spontan seperti : 「èŠăă」「èăăă」「ćŁČăă」
2. Kata Kerja yang bermakna pasif seperti : 「æăă」「èŠă€ăă」
3. Kata Kerja yang menunjukan Kemampuan seperti : 「ă§ăă」
4. Kata Kerja yang tidak mempengaruhi hal lainnya seperti : 「ăă」ăȘă©
C. Kata Kerja Pasif Kausatif atau äœżćœčćăèș«
- Selain dari kata kerja Intransitif dan Transitif ternyata dari kalimat Kausatif juga bisa diubah kedalam bentuk pasif. Bagi yang belum paham itu itu kata kerja bentuk kausatif bisa klik link berikut ini → LINK
- Karena merupakan penggabungan dari pola kalimat Kausatif dan Pola kalimat Pasif maka terjadi perubahan kata kerjanya menjadi 〜ăăăăă
Contoh :
ç§ăŻæŻă«æŻæ„äșșćăéŁăčăăăăă。
Watashi wa haha ni mainchi ninjin o tabesaserareta
Saya disuruh ibu untuk makan wortel tiap hari
ćŒăŻć
ă«çăăăżăçăăăăă。
Otouto wa ani ni ki gurumi o kisaserareta
Adik disuruh kakaknya untuk memakai seluruh pakainnya sendiri
*Bila belum paham kita urut dari kalimat dasar hingga menjadi kalimat Kausatif pasif.
Contoh :
Kalimat Aktif :
ć°æăăăéšć±ăçä»ă„ăă。
Kobayashi san ga heya o katadzukeru
Kobayasi membersihkan kamar
Kalimat Kausatif :
äœè€ăăăć°æăăă«éšć±ăçä»ăăăă
Sato san ga kobayashi san ni heya o katadzukesaseru
Sato menyuruh kobayashi untuk membersihkan kamar
Kalimat Pasif Kausatif :
ć°æăăăäœè€ăăă«éšć±ăçä»ăăăăăă
Kobayashi san ga satou san ni heya o katadzuke saserareru
Kobayashi disuruh sato untuk membersihkan kamar
Semoga Bermanfaat đđ


Comments
Post a Comment